Sunday, 9 December 2012

Best Buddies


                Tengah malam begini gak sengaja buka folder yang berisikan foto-foto di laptop. Ada satu folder yang mencuri pandangan mata gue, judulnya “Best Buddies.” Gue klik, dan muncullah berpuluh foto gue sama sahabat-sahabat yang konyol. Seketika itu juga otak gue langsung memutar rekaman hari-hari yang dulu sering gue habiskan bareng mereka. 

                Tingkat awal kuliah gue bersahabat dengan 3 cowo teman sekelas gue. Gustap, Gilang (Bolang) dan Agung. Kemana-mana kita barengan melulu. Sampai dosen-dosen juga mengenali kami sebagai 4 serangkai. Pemirsa, meskipun mereka cowo tapi mereka itu anak baik-baik. Gue selalu ngerasa aman bareng mereka dan ga pernah mereka itu menjerumuskan ke hal yang enggak-enggak. Mereka juga pinter-pinter. Bahkan sempat banyak yang sepertinya rada ga suka sama kebersamaan dan kekerenanan kami. Hehehe. Kami menamakan kelompok kami ini “Genk Elang.” Gue juga ga ngerti bagaimana filosofi nama itu. Muncul gitu aja. 

                Selama kurang lebih dua tahun gue menjalani hari bareng mereka. Bahkan, gue merasa lebih dekat dengan mereka ketimbang sama keluarga. Wajar sih, hari-hari gue lebih banyak di kosan dibandingkan di rumah. Sekalinya pulang ke rumah pun palingan cuma sehari atau dua hari aja. Menginjak tingkat 3, kami udah jarang berkumpul sama salah satu personil Genk Elang yaitu Agung. Tapi tetap, kalau ada apa-apa masih saling curhat. Begitu mau mulai masuk tahun ke-empat kuliah, muncul seorang anggota baru. Namanya Yuni Idut (untuk selanjutnya akan dipanggil Idut). Dia ini sekelas sama gue dari tingkat satu, dikenal karena dia dan gerombolannya selalu telat masuk kelas. Gue ga begitu kenal sama ini orang, tapi semenjak dia pindah kosan ke tempat gue nge-kost, kita jadi deket. Pada akhirnya, dia juga sering gabung sama the old Genk Elang.

                Mungkin yang paling memorable itu adalah tahun ke-empat kuliah. Meskipun urusan kampus makin menggunung, tapi entah kenapa justru tahun ke-empat ini adalah masa-masa keemasan dalam hal MAIN. Gue, Gilang, Gustap dan Idut sering banget main kesana kemari, ngumpul-ngumpul dsb. Tapi meski begitu, urusan kampus tetap aja lancar. Malahan berdasarkan penuturan Idut sendiri, dia ngerasa beruntung pindah kosan. Bisa bareng-bareng sama orang-orang keren dan asik, prestasi dia jauh meningkat, hidupnya lebih teratur. Hehehe. Intinya sih, kami membawa pengaruh yang sangat positif buat dia. Oh ya, selain Idut juga ada tokoh lain sebagai figuran. Eh, ga deng, dia main character juga (sieun bisi digetok ku si Idut). Tokoh ini bernama Apri Gombel (selanjutnya akan dipanggil Gombel). Dia itu pacarnya Idut, badannya tinggi besar, ada jambangnya. Tapi lo tau ga hobi dia apa? Nonton sinetron Superhero Kocak di Global TV. Orangnya asik, jadi nyambung juga sih sama kami. Beberapa foto berikut adalah sebagian kecil dari momen kebersamaan gue sama makhluk-makhluk unik itu.

                Nih, foto di bawah ini adalah momen saat Bolang ulang tahun. Waktu itu kita ngerampok Bolang untuk ngasi traktiran di Pizza Hut Asia Plaza Tasikmalaya. Seingat gue waktu itu gue baru balik banget dari Bandung, dan langsung berangkat bareng mereka untuk merayakan ultahnya Bolang. Formasi lengkap deh, eh minus satu deng karena ga ada Agung. Jadilah gue, Bolang, Dini (pacarnya Bolang), Gustap, Idut dan Gombel meluncur dengan semangat menggebu-gebu. Gue sama si Idut niat banget ngerampok ini anak, order makanan yang lumayan mahal. Hehehe. Dan, udah bisa ditebak dong hasilnya, Bolang dikasi kejutan berupa BILL yang harus dia bayar. Tuh liat aje muka dan posenya, mikir keras gitu. 

                Selanjutnya ada foto-foto pas kita liburan dua hari satu malam, dengan modal nekat. No preparation deh pokoknya. Karena ini modal nekat, ya mesti hemat. Tau ga kita liburan ke mana? Ke kampung halaman si Bolang, PARIGI. Nginepnya aja di rumahnya dia, duh modal dengkul banget. Hahaha. Pangandaran, Batu Karas, Bojong Salawe, Madasari, Batu Hiu jadi destinasi kita selama di sana. 


                Berikutnya yang ga boleh dilupakan adalah masa-masa KKN. Gue sama Idut udah mengkondisikan supaya bisa satu lokasi KKN sama dua makhluk lainnya. Kami berempat dapat lokasi di desa Cintangara. Selama sebulan kita bareng-bareng, melalui masa susah senang bersama. Liat deh, gue sama Bolang duet jadi koki, si Idut jadi tukang cuci piring, Gustap bantuin Bapak sama Ibu posko misah-misahin jagung dari tangkainya (bahasa Indonesia “mocelan” naon sih?), dan masih banyak aktivitas-aktivitas lain yang seru. 


                Guys, gue kangen kalian. Ini udah berapa bulan ya kita ga ketemu dan kumpul-kumpul? Gue kangen masa-masa kita sering rapat ga jelas di Lamongan (ini bukan kota, maksudnya sebutan kami untuk tempat pecel lele langganan), belajar dan bermain bersama serta bekerja sama untuk menghadapi UTS/UAS, juga ngeliat tingkah-tingkah konyol kalian (ini salah satunya mereka berpura-pura jadi Power Ranger hanya karena pakai jas hujan). Foto pas sidang skripsi yang keren gue suka banget karena formasinya lengkap, Agung, Bolang, gue, Idut, dan Gustap. Pokoknya, don’t ever forget our memories ya!







Desember 2012
Regards,
Balqis

No comments:

Post a Comment