Tengah malam begini gak sengaja
buka folder yang berisikan foto-foto di laptop. Ada satu folder yang mencuri
pandangan mata gue, judulnya “Best Buddies.” Gue klik, dan muncullah berpuluh
foto gue sama sahabat-sahabat yang konyol. Seketika itu juga otak gue langsung
memutar rekaman hari-hari yang dulu sering gue habiskan bareng mereka.
Tingkat awal kuliah gue
bersahabat dengan 3 cowo teman sekelas gue. Gustap, Gilang (Bolang) dan Agung.
Kemana-mana kita barengan melulu. Sampai dosen-dosen juga mengenali kami
sebagai 4 serangkai. Pemirsa, meskipun mereka cowo tapi mereka itu anak
baik-baik. Gue selalu ngerasa aman bareng mereka dan ga pernah mereka itu
menjerumuskan ke hal yang enggak-enggak. Mereka juga pinter-pinter. Bahkan
sempat banyak yang sepertinya rada ga suka sama kebersamaan dan kekerenanan
kami. Hehehe. Kami menamakan kelompok kami ini “Genk Elang.” Gue juga ga ngerti
bagaimana filosofi nama itu. Muncul gitu aja.
Selama kurang lebih dua tahun
gue menjalani hari bareng mereka. Bahkan, gue merasa lebih dekat dengan mereka
ketimbang sama keluarga. Wajar sih, hari-hari gue lebih banyak di kosan
dibandingkan di rumah. Sekalinya pulang ke rumah pun palingan cuma sehari atau
dua hari aja. Menginjak tingkat 3, kami udah jarang berkumpul sama salah satu
personil Genk Elang yaitu Agung. Tapi tetap, kalau ada apa-apa masih saling
curhat. Begitu mau mulai masuk tahun ke-empat kuliah, muncul seorang anggota
baru. Namanya Yuni Idut (untuk selanjutnya akan dipanggil Idut). Dia ini
sekelas sama gue dari tingkat satu, dikenal karena dia dan gerombolannya selalu
telat masuk kelas. Gue ga begitu kenal sama ini orang, tapi semenjak dia pindah
kosan ke tempat gue nge-kost, kita jadi deket. Pada akhirnya, dia juga sering
gabung sama the old Genk Elang.
Mungkin yang paling memorable
itu adalah tahun ke-empat kuliah. Meskipun urusan kampus makin menggunung, tapi
entah kenapa justru tahun ke-empat ini adalah masa-masa keemasan dalam hal
MAIN. Gue, Gilang, Gustap dan Idut sering banget main kesana kemari,
ngumpul-ngumpul dsb. Tapi meski begitu, urusan kampus tetap aja lancar. Malahan
berdasarkan penuturan Idut sendiri, dia ngerasa beruntung pindah kosan. Bisa
bareng-bareng sama orang-orang keren dan asik, prestasi dia jauh meningkat,
hidupnya lebih teratur. Hehehe. Intinya sih, kami membawa pengaruh yang sangat
positif buat dia. Oh ya, selain Idut juga ada tokoh lain sebagai figuran. Eh,
ga deng, dia main character juga (sieun bisi digetok ku si Idut). Tokoh ini
bernama Apri Gombel (selanjutnya akan dipanggil Gombel). Dia itu pacarnya Idut,
badannya tinggi besar, ada jambangnya. Tapi lo tau ga hobi dia apa? Nonton
sinetron Superhero Kocak di Global TV. Orangnya asik, jadi nyambung juga sih
sama kami. Beberapa foto berikut adalah sebagian kecil dari momen kebersamaan
gue sama makhluk-makhluk unik itu.
Nih, foto di bawah ini adalah
momen saat Bolang ulang tahun. Waktu itu kita ngerampok Bolang untuk ngasi
traktiran di Pizza Hut Asia Plaza Tasikmalaya. Seingat gue waktu itu gue baru
balik banget dari Bandung, dan langsung berangkat bareng mereka untuk merayakan
ultahnya Bolang. Formasi lengkap deh, eh minus satu deng karena ga ada Agung.
Jadilah gue, Bolang, Dini (pacarnya Bolang), Gustap, Idut dan Gombel meluncur
dengan semangat menggebu-gebu. Gue sama si Idut niat banget ngerampok ini anak,
order makanan yang lumayan mahal. Hehehe. Dan, udah bisa ditebak dong hasilnya,
Bolang dikasi kejutan berupa BILL yang harus dia bayar. Tuh liat aje muka dan
posenya, mikir keras gitu.
Selanjutnya ada foto-foto pas
kita liburan dua hari satu malam, dengan modal nekat. No preparation deh
pokoknya. Karena ini modal nekat, ya mesti hemat. Tau ga kita liburan ke mana?
Ke kampung halaman si Bolang, PARIGI. Nginepnya aja di rumahnya dia, duh modal
dengkul banget. Hahaha. Pangandaran, Batu Karas, Bojong Salawe, Madasari, Batu
Hiu jadi destinasi kita selama di sana.
Berikutnya yang ga boleh
dilupakan adalah masa-masa KKN. Gue sama Idut udah mengkondisikan supaya bisa
satu lokasi KKN sama dua makhluk lainnya. Kami berempat dapat lokasi di desa
Cintangara. Selama sebulan kita bareng-bareng, melalui masa susah senang
bersama. Liat deh, gue sama Bolang duet jadi koki, si Idut jadi tukang cuci
piring, Gustap bantuin Bapak sama Ibu posko misah-misahin jagung dari
tangkainya (bahasa Indonesia “mocelan” naon sih?), dan masih banyak
aktivitas-aktivitas lain yang seru.
Guys, gue kangen kalian. Ini
udah berapa bulan ya kita ga ketemu dan kumpul-kumpul? Gue kangen masa-masa
kita sering rapat ga jelas di Lamongan (ini bukan kota, maksudnya sebutan kami
untuk tempat pecel lele langganan), belajar dan bermain bersama serta bekerja
sama untuk menghadapi UTS/UAS, juga ngeliat tingkah-tingkah konyol kalian (ini
salah satunya mereka berpura-pura jadi Power Ranger hanya karena pakai jas
hujan). Foto pas sidang skripsi yang keren gue suka banget karena formasinya
lengkap, Agung, Bolang, gue, Idut, dan Gustap. Pokoknya, don’t ever forget our
memories ya!
Desember
2012
Regards,
Balqis
No comments:
Post a Comment